Tolak Pindah Ke Gorontalo, Ketua AKAD Paleleh Dukung Pembetukan FMPKP2B

  • Bagikan
Ket Foto : Ketua Akad Paleleh, Lakari A.Laprayu (Kanan) bersama Ketua FMPKP2B, Safrudin Korompot (Kiri berkopiah) saat bertemu, Sabtu (28/8/2021) malam. FOTO : IST
Ket Foto : Ketua Akad Paleleh, Lakari A.Laprayu (Kanan) bersama Ketua FMPKP2B, Safrudin Korompot (Kiri berkopiah) saat bertemu, Sabtu (28/8/2021) malam. FOTO : IST

BUOL | Kepala Desa Kecamatan Paleleh Kabupaten Buol, Sulteng, Lakari A.Laprayu  yang juga Kepala Desa Molangato, mendukung pembentukan Forum Masyarakat, Pemuda Kecamatan Paleleh dan Paleleh Barat (FMPKP2B) dan mendukung pembentukan daerah otonomi baru (DOB) di dua kecamatan tersebut.

“Isu Buol pindah ke Gorontalo adalah isu konyol yang sengaja digunakan untuk kepentingan kelompok demi menggali perhatian Pemerintah Provinsi Sulteng untuk mewujudkan kepentingan segelintir orang,” ujarnya, Minggu (29/8/2021).

Dia justru mempertanyakan, apa faedahnya jika Kabupaten Buol bergabung dengan Provinsi Gorontalo. Sebaiknya kata dia,  justru seluruh elemen masyarakat yang ada di wilayah ini berpikir positif dan mengedepankan keinginan masyarakat agar  kedepannya daerah ini menjadi kabupaten sendiri.

“ Mengapa harus pindah provinsi?, jika Ingin diperhatikan. seperti kita tahu bersama bahwa Gubernur Sulteng belum lama menjabat. JIka keinginan kita untuk membentuk kabupaten baru, mari kita sampaikan keinginan dan niat baik itu ke Pemerintah Kabupaten Buol, DPRD Buol dan Pemerintah Provinsi Sulteng serta ke DPRD Sulteng” ungkapnya.

Hal itu kata dia, untuk memberikan kesempatan kepada Gubernur Sulteng yang baru saja menjabat agar dapat memperhatikan daerah paling ujung utara Sulteng ini dapat diperhatikan oleh pemerintah provinsi Sulteng.

“Bagaimana kita akan tau kalau Kabupaten Buol akan dibagaimanakan, jika kita tidak memberi kesempatan kepada gubernur untuk membuktikanya,” ujarnya

Dia berharap, isu pindah ke Gorontalo harus rirasionalkan dengan konkrit secara hukum dan ilmiah, bukan justru memperkeruh stabilitas keamanan dan ketentraman masyarakat Buol secara khusus masyarakat yang ada di perbatasan antara Kabupaten Buol Sulteng dan Kabupaten Gorontalo Utara Provinsi Gorontalo.

”Kami mendukung sepenuhnya apa yang akan dilakukan Forum Masyarakat, Pemuda Kecamatan Paleleh dan Paleleh Barat untuk mendorong pembentukan daerah otonomi baru di wilayah ini,” tandasnya. (/*)

 

  • Bagikan

Respon (2)

  1. Sangat sependapat. Apalah artinya jika posisi Buol tetap saja sebagai Kabupaten di wilayah propiinsi lain?. Kalau saja ada keinginan untuk menjadi satu “Provision Buol Raya” mungkin perlu disupport. Tapi dengan syarat Pemda dana Rakyat Buol Bersatu padu kerja keras untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat semesta dan meningkatkan PAD Buol yang signifikan. Dari situlah secara bertahap kita akan memekarkan Daeah Utonom Kabupaten palelehgadung, Kabupaten LakeaKramat, Kabupaten BukalTiloan,Kabupaten Bunobogu Bokat, dan Kota Administratif Buol (Biaumomunu). Bagaimana? Tentu half ini memerlukan energi dan adrenalin superior. Hanya mereka yang berjiwa patriot sejatilah yang bisa mewujudkan mimpinya dengan

  2. Mimpi yang mesti diwacanakan dengan landasan lillahi taala:”Propinsi Buol Raya “(Pemekaran Propinsi Sulteng) – terdiri dari Kabupaten Paleleh Raya, Kabupaten Bunobogu Gadung, Kabupaten Bokat Bukal, Kabupaten Momunu Tiloan, Kabupeten Lakea Kramat, Kota madya Buol Lipunoto(Biau)
    Bukan Buol pindah ke Gorontalo. Sangat mendukung gerakan “Forum Kades dan Pemuda Palele dan Paleleh Barat. Maju terus bro.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *