Bupati Touna Apresiasi Upaya Petani Kecamatan Ampana Tete Dalam Menekan Populasi Hama Tikus

  • Bagikan
Bupati Mohammad Lahay Bersama Ketua DPRD Mahmud Lahay, Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Muspika Kecamatan, Kepala BPP Uetoli, Kepala Desa Urundaka dan Kepala Desa Bantuga Pada Kegiatan Gerakan Terpadu Pemberantasan Hama Tikus di Desa Urundaka.
Bupati Mohammad Lahay Bersama Ketua DPRD Mahmud Lahay, Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Muspika Kecamatan, Kepala BPP Uetoli, Kepala Desa Urundaka dan Kepala Desa Bantuga Pada Kegiatan Gerakan Terpadu Pemberantasan Hama Tikus di Desa Urundaka.

TOUNA | Bupati Tojo Una-Una (Touna) Mohammad Lahay, SE, MM mempimpin kegiatan gerakan pengendalian pemberantasan hama tikus di Desa Urundaka, Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Touna, Kamis (16/09/2021).

Kegiatan ini juga dihadiri Ketua DPRD Touna, Mahmud Lahay, SE, M.Si, Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Touna, Camat Ampana Tete Bersama unsur Muspika Kecamatan, Kepala BPP Uetoli, Kepala Desa Urundaka dan Kepala Desa Bantuga, Penyuluh Pertanian, para petani, kelompok tani kecamatan Ampana Tete, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Perempuan.

Bupati dalam sambutannya menyampaikan bahwa salah satu permasalahan yang sering meresahkan petani adalah hama tikus. Sudah lama tikus menjadi musuh petani yang kerap sukar diantisipasi.

“Untuk mengantisipasi serangan hama tikus, pada hari ini dilaksanakan gerakan terpadu pemberantasan hama tikus yang meresahkan para petani di wilayah Kecamatan Ampana Tete ini,” ucap Bupati.

Bupati mengapresiasi upaya para petani dalam menekan populasi hama dan berpesan agar para petani lebih semangat untuk melaksanakan pemberantasan tikus dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan demi keselamatan bersama.

“Olehnya, melalui kegiatan pemberantasan hama tikus ini setidaknya bisa meminimalkan serangan hama tikus. Tentu menjadi harapan kita semua adalah terbinanya semangat gotong-royong, kebersamaan diantara para petani,” ujarnya.

Bupati menekankan agar kegiatan seperti ini terlaksana di semua lokasi, utamanya pada lokasi-lokasi endemik tikus.

“Kunci keberhasilan pengendalian tikus ini adalah bagaimana cara menggerakkan kekompakan para petani,” kata Bupati

Menurutnya, kalau dilakukan sendiri-sendiri sama saja hasilnya karena jangkauan habitat tikus ini cukup luas, maka dari itu penting untuk melakukan gerakan pengendalian secara bersama-sama dengan alat-alat pendukung yang ada.

“Upaya pengamanan produksi di masa pandemi covid 19 ini sangat penting, jangan sampai serangan hama ini semakin meluas dan terlambat bertindak,” tuturnya.

Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Desa Urundaka, Desa Bantuga dan sekitarnya yang telah memulai gerakan pengendalian tikus.

“Saya berharap gerakan pemberantasan hama tikus ini bisa dilakukan secara berkesinambungan  agar bisa tuntas, sebab hama tikus sangat berpotensi mengganggu peningkatan produksi padi dan bahan pangan lainnya,” pesan Bupati.

Bupati juga mengatakan, bahwa dengan adanya pengendalian hama tikus ini akan menekan populasi tikus dimasa mendatang.

“Saya menekankan agar para petani  tidak bosan atau tidak cepat menyerah dalam melakukan kegiatan pengendalian hama tikus karena tikus ini termasuk hewan yang selalu bermigrasi dari satu tempat ketempat yang lain. Selain itu, dengan adanya pengendalian hama tikus diharapkan sekali lagi agar hasil panen dimusim tanam mendatang hasilnya akan lebih baik,” tutup Bupati.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *