Kerusuhan Lapas Parigi: Kakanwil Kemenkumham Sulteng: Saya Akan Tindak Tegas Petugas Yang Terbukti Bersalah

  • Bagikan
Kakanwil Kemenkumham Sulteng, Lilik Sujandi turun langsung untuk memberikan mediasi dan menenangkan warga binaan Lapas Parigi.
Kakanwil Kemenkumham Sulteng, Lilik Sujandi turun langsung untuk memberikan mediasi dan menenangkan warga binaan Lapas Parigi.

PARIGI – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas III Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, dilanda kericuhan pada Kamis petang (7/10). Kerusuhan akibat para Warga Binaan mengamuk itu terjadi hingga malam hari.

Keributan yang terjadi di Lapas diduga diakibatkan tindakan salah satu oknum petugas pemasyarakatan terhadap Warga Binaan pemasyarakatan sehingga menyulut kemarahan Warga Binaan hingga berujung kericuhan.

Dalam rangka pemulihan, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sulawesi Tengah (Sulteng), Lilik Sujandi turun langsung untuk memberikan mediasi dan menenangkan warga binaan.

Lilik mengatakan,  bahwa ia akan memastikan petugas yang terbukti bersalah akan ditindak tegas.

“Pertama, saya pastikan situasi dan kondisi disini akan aman, para warga binaan sudah menyampaikan komitmennya, mulai malam ini mereka akan berprilaku bijak, dalam artian tertib dan teratur, dari hasil evaluasi, beberapa pegawai yang terbukti melakukan perilaku yang tidak semestinya sebagai petugas terhadap warga binaan, akan dilakukan pemeriksaan oleh penyidik,” tegas Lilik.

Lilik menyampaikan bahwa petugas yang bersangkutan telah di mutasikan sementara ke kantor wilayah, tentunya sambil menunggu hasil pemeriksaan, nantinya dalam proses pemeriksaan dilaksanakan secara transparan, apapun hasilnya, jika terbukti bersalah, akan ditindak sesuai dengan mekanisme dan aturan yang berlaku.

Pada kesempatan tersebut Lilik mengatakan akan melakukan evaluasi dan perbaikan, terutama perbaikan layanan – layanan yang perlu dioptimalkan dalam rangka untuk menjaga kehormatan Hak Asasi Manusia di dalam Lapas maupun Rutan.

SUMBER HUMAS KANWIL SULTENG.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *